hari ini hujan tiada henti
· Puisi · Read in English
gemuruh merdu menderu: para pujangga selalu berprasangka baik pada rintik-rintik, kendatipun limpah ruah bah mulai terbit pada ujung daratan.
nyala lilin di sudut beranjak redup sirna, alunan puja-puji para makhlukNya mengiring menggema di antara gemuruh itu.
kali ini juga kau dan aku menggelinding hanyut dalam samudera kelam, sejurus lalu mengawang berenang mencari bahtera Nuh: Dia telah memacakkan MercusuarNya, kentara nyala menjulang.
tengadah tangan membentuk satu perahu rapuh, megap-megap berlayar menggapai cahaya itu.